Polisi Akan Sita Rumah Orangtua Bos First Travel

117
Penulis: Akhirudin
Editor:
kantor First Travel di Cimanggis. (Foto Kompas.com)

Depoktik – Penyidik Bareskrim membuka kemungkinan untuk menyita rumah orang tua bos First Travel, Andika Surachman.

Rumah yang berada di Kampung Baktijaya, RT 06 RW 28 no 61, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, tersebut dapat disita jika terbukti dibangun dari aliran dana jamaah First Travel.

“Apapun itu yang hasil kejahatan harus kita sita tapi harus kita buktikan dulu,” Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul, kepada wartawan di Mabes Polri, Jln Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (5/10/2017).

Penyidik juga masih mendalami uang yang dibayarkan Syahrini ke First Travel untuk biaya umroh. Namun Martinus, mengungkapkan penyidik belum mengetahui besaran uang tersebut.

“Kita kan ga tahu jumlahnya berapa. Sudah diserahkan apa belum. Nah ini yang masih kita cari,” tambah Martinus.

Seperti diketahui rumah milik orang tua terlihat paling mencolok dan berbeda di antara rumah sejumlah tetangganya. Menurut tetangga renovasi rumah tersebut menghabiskan dana hingga sebesar Rp1 miliar.

Selain warna cat krem di dinding dan merah di tiang pondasi tampak masih baru, rumah tersebut adalah satu-satunya bangunan paling besar dengan dua lantai di kampung tersebut.

Rumah tersebut seluas 25×10 meter atau seluas 250 meter persegi. Bagian kanan dan kiri rumah terdapat garasi mobil.

Sebuah balkon berukuran 4×3 meter persegi tampak di bagian depan lantai dua rumah tersebut. Rumah megah tersebut mempunyai desain modern.

Rumah megah tersebut menyatu dengan bangunan satu lantai dan dua lantai yang merupakan barisan kontrakan.

Barisan kamar kontrakan itu juga milik sang empunya rumah, orang tua Andika Surachman. Kontras, rumah para tetangga di sekitarnya hanya terdiri satu lantai dengan luas 50 m sampai 100 meter persegi.

Sebagian rumah para tetangganya juga terlihat ada yang rapuh dengan cat dinding terkelupas.

Sumber : Tribunnews.com

Komentar Anda